Strategi SEO
Riset keyword yang dimulai dari bisnis.
Cara memprioritaskan keyword berdasarkan intent, peluang, dan nilai pelanggan.
Mulai dari pelanggan, bukan tools
Kumpulkan pertanyaan dari sales call, customer support, proposal, dan percakapan dengan pelanggan. Bahasa yang digunakan calon pelanggan sering berbeda dari istilah internal perusahaan.
Kelompokkan pertanyaan berdasarkan tahap keputusan: memahami masalah, membandingkan pendekatan, memilih solusi, dan mencari penyedia.
Baca intent di balik pencarian
Search intent menjelaskan pekerjaan yang ingin diselesaikan pengguna. Keyword “apa itu SEO” membutuhkan pengalaman halaman yang berbeda dari “jasa SEO Jakarta” atau “harga agency SEO”.
- Informational: ingin memahami.
- Commercial investigation: ingin membandingkan.
- Transactional: siap mengambil tindakan.
- Navigational: mencari brand atau halaman tertentu.
Beri skor pada peluang
| Faktor | Pertanyaan |
|---|---|
| Business value | Apakah pencarian ini dekat dengan produk atau layanan? |
| Intent fit | Bisakah halaman kita menjawab kebutuhan lebih baik? |
| Authority fit | Apakah brand memiliki pengalaman yang relevan? |
| Competition | Seberapa kuat hasil yang sudah ranking? |
| Effort | Berapa besar kebutuhan riset, desain, dan implementasi? |
Satu intent utama, satu halaman yang jelas
Keyword mapping mencegah beberapa halaman bersaing untuk intent yang sama. Gabungkan variasi keyword yang memiliki hasil pencarian serupa ke satu halaman kuat.
Tujuan riset keyword bukan menemukan sebanyak mungkin topik. Tujuannya menemukan urutan peluang yang paling layak dikerjakan.
Dari keyword menuju roadmap
Urutkan halaman berdasarkan kontribusi bisnis dan dependency. Service pages, category pages, serta technical fixes biasanya perlu dibereskan sebelum mengejar volume artikel.
Pelajari bagaimana kami membangun Content SEO atau lihat roadmap 90 hari.
Perlu melihat peluang SEO websitemu?
Mulai dari mini audit untuk menemukan prioritas yang paling masuk akal.
Minta mini audit gratis →