Technical SEO
Apa saja yang harus ada dalam SEO audit?
Audit yang menghasilkan keputusan, bukan PDF ratusan halaman tanpa prioritas.
1. Technical health
Audit perlu memeriksa crawling, indexability, canonical, redirect, sitemap, structured data, Core Web Vitals, serta hubungan antar-template. Daftar error harus dipisahkan antara kritis, penting, dan observasi.
2. Search demand dan intent
Website dapat sehat secara teknis tetapi tidak menjawab hal yang dicari pelanggan. Audit perlu memetakan query, intent, halaman tujuan, serta kesenjangan antara struktur website dan demand.
3. Content dan competitor gap
Bandingkan tidak hanya keyword, tetapi juga format halaman, kedalaman jawaban, bukti, internal linking, dan pengalaman pengguna yang diberikan kompetitor.
4. Analytics dan conversion
Pastikan klik organik dapat ditelusuri menuju form, telepon, transaksi, trial, atau pipeline. Tanpa baseline yang benar, hasil audit tidak dapat dievaluasi.
5. Authority dan trust
Periksa kualitas referensi, brand mentions, profil penulis, informasi perusahaan, serta halaman yang mendukung kepercayaan pengguna.
6. Roadmap 90 hari
| Kolom | Fungsi |
|---|---|
| Issue / opportunity | Menjelaskan apa yang ditemukan. |
| Impact | Memperkirakan nilai jika dikerjakan. |
| Effort | Menilai waktu dan sumber daya. |
| Dependency | Menunjukkan pekerjaan yang harus selesai lebih dulu. |
| KPI | Menentukan cara membaca hasil. |
Audit yang tidak mengubah prioritas hanyalah dokumentasi, bukan strategi.
Lihat layanan SEO Audit & Strategy atau pelajari proses 90 hari.
Perlu melihat peluang SEO websitemu?
Mulai dari mini audit untuk menemukan prioritas yang paling masuk akal.
Minta mini audit gratis →